√ Pengertian Toleransi | Jenis – Jenis & Manfaat Toleransi (Terlengkap)

Pengertian Toleransi – Kata toleransi berasal dari Bahasa Latin ‘tolerare’ yang secara harfiah berarti bertahan (tahan dengan). Pengertian toleransi berdasarkan hal ini adalah menahan diri atau bersabar terhadap sesuatu.

Secara umum, pengertian toleransi dimaknai sebagai sikap untuk menghargai kebebasan orang lain dalam beberapa hal. Sikap toleransi menjadikan manusia mengerti bahwa ada individu atau kelompok lain yang tidak sependapat dengannya serta tidak melakukan intimidasi terhadap individu atau kelompok tersebut.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring memuat tiga pengertian kata toleransi.

Pengertian pertama adalah sifat atau sikap toleran. Kedua, toleransi dinyatakan sebagai batas ukur penambahan atau pengurangan yang masih diperbolehkan. Ketiga, jumlah penyimpangan yang masih bisa diterima dalam pengukuran kerja.

Terkait dengan pengertian toleransi dari KBBI, topik dalam tulisan ini adalah toleransi yang bekaitan dengan masyarakat sosial. KBBI juga mencatumkan pengertian mentoleransi yang berarti mendiamkan atau membiarkan.

Artikel Terkait : Pengertian Narkoba

Content

Pengertian Toleransi Menurut Para Ahli

pengertian toleransi

Pendapat mengenai pengertian toleransi juga dikemukakan oleh beberapa ahli. Berikut pendapat dari ahli mengenai toleransi.

1. Djohan Effendi

Djohan Effendi adalah salah satu tokoh yang pernah duduk di posisi menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid atau Gusdur. Djohan juga pernah menjadi Staf Khusus Sekretariat Negara saat Presiden Soeharto masih menjabat.

Dirinya mengemukakan bahwa toleransi adalah sikap menghargai kemajemukan yang ada, terutama di Indonesia. Seseorang yang memiliki sikap toleransi berarti terlibat dalam usaha mengetahui dan memahami adanya kemajemukan.

2. Fredrich Heiler

Ahli teologi dan sejarah keagamaan, Fredrich Heiler, berpedapat bahwa toleransi yang dilandasi dengan kesadaran ilmiah adalah sikap kunci untuk menghadapi pluralitas agama. Toleransi yang diwujudkan dalam kata dan perbuatan serta dilakukan dengan rasa kebersamaan dan persabahatan mampu memberikan kedamaian dalam pluralitas agama.

3. Michael Walzer

Ahli asal Amerika yaitu Michael Walzer berpandangan bahwa toleransi adalah keniscayaan dalam ruang individu maupun ruang publik. Toleransi bertujuan untuk membangun kehidupan yang damai ditengah-tengah perbedaan latar belakang sejarah, budaya dan etnis.

4. J. S. Purwadarminta

Menurut Purwadarminat, toleransi merupakan sikap atau sifat menenggang. Sifat dan sikap menenggang dapat berupa menghargai dan memperbolehkan pendirian, pendapat, pandangan, kepercayaan, dan berbagai hal lain yang berbeda dengan diri sendiri.

Artikel Terkait : Pengertian Nasionalisme

Jenis-Jenis Toleransi

pengertian toleransi

Tidak ada jumlah pasti mengenai jenis-jenis toleransi, karena sikap ini dihayati oleh manusia di hampir segala aspek kehidupan. Namun terdapat tiga jenis toleransi yang paling dikenal dalam masyarakat. Ketiga jenis toleransi tersebut adalah sebagai berikut.

1. Toleransi Agama

Negara Indonesia saat ini mengakui enam agama secara resmi. Keenam agama tersebut adalah Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Hal ini berbeda pada masa Orde Baru, dimana hanya terdapat lima agama yang diakui yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu dan Budha.

Keberadaan lebih dari satu agama yang diakui secara resmi membuat penduduk Indonesia memiliki kemajemukan dalam hal agama yang dianut. Perbedaan agama antar individu maupun kelompok memunculkan sikap toleransi agama di Indonesia.

Sikap toleransi dalam beragama membuat antar umat beragama harus menghilangkan tindakan membeda-bedakan orang berdasarkan agamanya.

Adanya toleransi agama membawa sikap saling menghargai antar individu dengan agama yang sama maupun berbeda.

Contoh sikap toleransi agama salah satunya menghormati hari raya keagamaan dari agama yang berbeda. Sikap lain seperti tidak mencela dan menghina agama lain, serta tidak mengganggu umat agama lain saat beribadah merupakan bentuk toleransi beragama.

2. Toleransi Budaya

Keanekaragaman lain yang ada di dalam Indonesia adalah kebudayaan. Indonesia adalah negara yang dibentangi kepulauan dan perairan. Banyaknya pulau dengan bermacam-macam karakteristik memunculkan adat istiadat dan kebudayaan yang beragam.

Berbagai kebudayaan yang dimiliki masing-masing pulau di Indonesia sudah seharusnya dimaklumi dan dihargai oleh masyarakat. Sikap saling menghargai walaupun berbeda adat istiadat dan budaya adalah bentuk toleransi budaya. Perbedaan budaya yang disikapi dengan bijaksana melahirkan kedamaian dalam keanekaragaman.

Menghargai keberadaan suku lain adalah salah satu bentuk toleransi budaya. Sikap toleransi budaya yang lain diantaranya mempelajari budaya dan kesenian dari daerah lain, menyaring budaya asing yang masuk dan menyesuaikannya dengan sosial budaya setempat, serta tahu dan bangga terhadap keanekaragaman budaya di Indonesia.

3. Toleransi Politik

Indonesia adalah negara kepulauan yang menganut sistem politik demokrasi Pancasila. Sistem demokrasi di Indonesia memungkinkan seluruh penduduk untuk berperan aktif dalam pemerintahan. Partisipasi masyarakat disalurkan melalui Pemilihan Umum atau Pemilu.

Dalam setiap penyelenggaraan Pemilu, masyarakat dihadapkan pada beberapa pilihan dan pandangan politik. Perbedaan pilihan politik pun menjadi sesuatu yang lumrah di masyarakat. Beberapa pilihan yang dihadapkan membuat masyarakat dapat menentukan pilihan masing-masing sesuai keyakinan dan hati nurani.

Perbedaan pilihan politik rentan menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Adanya perbedaan seperti ini bisa menimbulkan gesekan kecil yang meluas hingga mengancam keutuhan bangsa.

Tanpa diimbangi dengan sikap toleransi politik, perbedaan pilihan dan pandangan dalam politik menjadi ancaman persatuan bangsa. Sikap saling menghargai perbedaan pilihan, serta tidak mencela pandangan yang berbeda, merupakan dua contoh sikap toleransi dalam berpolitik.

Artikel Terkait : Pengertian Kurikulum

Ciri – Ciri & Contoh Sikap Toleransi

Sikap toleransi dapat dilihat dengan memperhatikan tingkah laku seseorang terhadap orang-orang disekitarnya. Adapun ciri-ciri tersebut adalah :

Ciri - Ciri Toleransi :
  • Menghormati dan menghargai orang lain meskipun berbeda suku, ras, dan agama.
  • Menghargai pendapat orang lain yang berbeda.
  • Berbuat baik kepada siapapun tanpa memandang perbedaan.
  • Memberikan kebabasan untuk beribadah kepada setiap individu selaras dengan kepercayaannya dan tidak mengintimidasi walaupun berbeda agama.
  • Memberikan kesempatan yang sama, walaupun berbedan kepercayaan, ras, dan suku.

Terdapat banyak hal sederhana yang merupakan contoh dari sikap toleransi kepada seseorang. Berikut merupakan beberapa contoh dari sikap toleransi yang selama ini sudah dilakukan oleh banyak orang :

Contoh Sikap Toleransi :
  • Menghargai dan menghormati hak kewajiban orang lain pada lingkup masyarakay yang majemuk. Contohnya hak kewajiban dalam memilih kepercayaan dan menjalankan aktivitas agamanya.
  • Turut berpartisipasi menjaga keharmonisan dan kedamaian pada lingkup masyarakat yang majemuk. Contohnya menghargai pendapat orang lain yang tidak sama dan juga tidak semena-mena kepada orang lain.
  • Saling membantu dan menolong sesama makhluk sosial tanpa melihat status dan membeda-bedakan.
  • Menghargai segala aktivitas umat beragama yang tidak sama dengannya.

Bhinneka Tunggal Ika Pemersatu Bangsa

pengertian toleransi

Bhinneka Tunggal Ika adalah semboyan yang dapat ditemukan pada lambang negara Indonesia yaitu burung garuda. Semboyan ini pertama kali muncul pada Kakawin Jawa Kuno Sutasoma karangan Mpu Tantular, di masa Kerajaan Majapahit.

Frasa Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna ‘berbeda-beda tapi tetap satu. Apabila diterjemahkan secara harfiah kata per kata, Bhinneka Tunggal Ika memiliki arti ‘beraneka macam itu satu’.

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika pas untuk menggambarkan persatuan Indonesia yang terdiri dari berbagai ras, suku, budaya, agama, dan perbedaan latar belakang lainnya. Meskipun memiliki latar belakang yang berbeda-beda, pada hakikatnya masyarakat Indonesia adalah satu kesatuan.

Toleransi amat diperlukan dalam bermasyarakat dengan kemajemukan seperti yang terjadi di Indonesia.

Sikap toleransi lahir dari adanya perbedaan dan keharusan untuk tetap menghormati prinsip, pemikiran, maupun pendapat orang lain.

Sikap saling menghormati dan menghargai dapat menjaga keutuhan dan persatuan bangsa. Masyarakat dengan tingkat toleransi yang tinggi tidak akan gampang bertikai akibat gesekan-gesekan ditengah berbagai macam perbedaan.

Banyak sikap toleransi yang bisa diteladani dan diterapkan dalam bermasyarakat, ditengah kemajemukan bangsa Indonesia.

Saling tolong menolong atas nama kemanusiaan tanpa mempedulikan ras, suku, agama, maupun kepercayaan adalah satu contoh toleransi yang saling menghargai sesama manusia.

Contoh lain sikap toleransi antara lain menghargai perbedaan pendapat, menghargai perbedaan agama dan kepercayaan, serta tidak menghina dan mencaci maki orang lain. Menghindari tindakan bullying atau perundungan juga salah satu bentuk toleransi dalam bersosialisasi.

Manfaat Toleransi

Keberadaan toleransi ditengah masyarakat yang majemuk membawa banyak manfaat positif. Beberapa manfaat dari toleransi dalam kehidupan antara lain:

  1. Menghadirkan rasa kekeluargaan
  2. Menciptakan keharmonisan dalam bermasyarakat
  3. Menghindarkan bangsa dari konflik dan perpecahan
  4. Mengendalikan ego pribadi
  5. Memunculkan rasa kasih sayang antar sesama
  6. Menciptakan kedamaian dan ketenangan dalam masyarakat

Hasil pencaran :

Pengertian toleransi dan contohnya, pengertian toleransi beragama, pengertia toleransi dalam islam, pengertian toleransi menurut para ahli, pengertian toleransi antar umat beragama.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *