pengertian proposal

√ Pengertian Proposal | Jenis Tujuan & Fungsi (Terlengkap)

Pengertian Proposal – Kata proposal tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Namun, apa kah pengertian proposal itu? Proposal adalah suatu rencana, ide, atau gagasan mengenai suatu peristiwa yang nantinya akan diberi tanggapan serta diputuskan kelayakannya.

Mengenai proposal sendiri, sekarang bukan hanya orang dewasa saja, namun siswa-siswi di sekolah juga mulai diajarkan bagaimana menyusunnya.

Proposal ialah suatu rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kegiatan berbentuk tulisan dan dijelaskan secara sistematis dan juga secara perinci.

Ini ditujukan agar peserta didik menjadi lebih tahu bagaimana cara mengaplikasikan rencana mereka akan sesuatu secara ilmiah dan terperinci. Adapun di perkuliahan, biasanya proposal tersebut lebih banyak tersaji di keorganisasian maupun rencana penelitian.

Nah, lebih lanjut mengenai proposal, mari kita cari tahu lebih lanjut tentangnya sebagai berikut.

Pengertian Proposal Menurut Para Ahli

pengertian proposal

pixabay.com

Orang-orang ahli memiliki berbagai definisinya sendiri tentang proposal yang dapat dijadikan sebagai rujukan.

Sebenarnya “proposal” dalam bahasa Indonesia diperkirakan berasal dari bahasa Inggris dengan kata yang sama yaitu proposal namun pelafalan yang sedikit berbeda, di mana dalam bahasa asalnya tersebut proposal tergolong suatu kata yang sering sekali dipakai di tengah-tengah masyarakat.

Adapun pengertian proposal menurut para ahli adalah sebagai berikut.

  1. KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, proposal adalah suatu rencana yang dibentuk dalam bentuk rancangan kerja dengan sistematika penulisan tertentu.

  1. Emerald Publishing

Menurut Emerald Publishing, salah satu penerbit asing, proposal khususnya proposal jurnal adalah sesuatu yang diterbitkan dalam suatu komunitas akademik tertentu tentang sebuah kontribusi riset dalam beberapa ribu kata sehingga ide tersebut dapat menjangkau banyak orang.

  1. Bristol University Press

Bristol University Press dari University of Bristol, Inggris berpendapat bahwa proposal, utamnya proposal jurnal merupakan suatu hasil tulisan yang terdiri dari beberapa guidelines yang harus diperhatikan seperti synopsis singkat, struktur editorial, format, konten, tujuan pembaca, serta dimensi Internasional.

Nah, itulah beberapa pengertian proposal menurut para ahli. Dari ketiga pengertian ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa proposal berhubungan erat dengan sistematika, ide, serta target pembaca.

Dengan kata lain, proposal merupakan suatu karya tulis. Lalu, adakah jenis proposal yang tidak tertulis? Kita akan membahasnya di jenis-jenis proposal berikut ini.

Artikel terkait : Pengertian Sejarah

Tujuan & Fungsi Proposal

pengertian proposal

pixabay.com

Pada dasarnya tujuan dibuat proposal adalah untuk memperoleh persetujuan atau ijin dari suatu pihak terkait rencana atau rancangan yang akan dilakukan. Tak jarang proposal juga digunakan untuk pengajuan dana melalui kerjasama dengan pihak lain.

Selain sebagai penjelasan terkait acara atau kegiatan yang akan dilaksanakan, biasanya didalamnya juga tertera mengenai dana yang akan dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan.

Jadi, secara keseluruhan isi dari sebuah proposal harus bisa dimengerti oleh pihak yang dimintai persetujuan atau dana.

Dibuatnya proposal tentunya memiliki fungsi dan tujuan, baik dari pihak pembuat proposal ataupun dari pihak penerima proposal. Berikut fungsi dari proposal :

Fungsi Proposal :
  • Pada bidang penelitian umum, proposal memiliki fungsi sebagai dasar untuk melakukan penelitian yang berhubungan dengan sosial, budaya, ekonomi, agama,  dan bidang lainnya.
  • Pada bidang usaha atau bisnis, proposal memiliki fungsi sebagai proyeksi dan gambaran  dalam mendirikan suatu badan usaha.
  • Proposal memiliki fungsi untuk memberikan informasi secara detail tentang sebuah acara ketika mengajukan dana untuk pelaksanaan kegiatan, misalnya perayaan, seminar, pelatihan, dan lain-lain.
  • Pada sebuah proyek, proposal memiliki fungsi sebagai dasar melakukan tender, baik itu dari lembaga pemerintah ataupun swasta.

Artikel terkait : Pengertian Manajemen

Jenis – Jenis Proposal

pengertian proposal

pixabay.com

Secara garis besar, ada dua jenis proposal yang ada di dunia yaitu proposal secara tertulis dan tidak tertulis.

Lumrahnya, proposal baru dikatakan resmi atau legal jika memiliki bukti konkrit yaitu dituliskan. Akan tetapi, ada pula proposal yang meskipun tidak ditulis tidak kalah pentingnya dan sudah bisa dikatakan “resmi” seperti proposal pernikahan.

Meskipun pengertian proposal lebih mengarah pada ide tertulis, akan lucu juga apabila proposal pernikahan harus diajukan dengan ditulis.

Sementara itu, ada beberapa tipe dari jenis proposal tulis yang telah dirangkum berikut ini.

1. Proposal Kegiatan

Proposal ini biasanya berlaku di acara-acara keorganisasian. Isinya merujuk pada perizinan suatu acara agar bisa berlangsung.

Proposal kegiatan ini seringkali ditandatangani oleh ketua kegiatan dan diajukan kepada pembina instansi atau organisasi di mana kegiatan tersebut berlangsung. Contoh dari proposal kegiatan ini adalah kegiatan study tour sekolah, bakti sosial, pameran, dan lain sebagainya.

Proposal sewa-menyewa tempat pelaksanaan juga sangat dibutuhkan dan menjadi bagian dari kegiatan, hanya saja biasanya proposal tersebut dibuat terpisah dari proposal kegiatan yang utama.

2. Proposal Bisnis

Biasanya, proposal bisnis melibatkan pihak pengusaha dan investor, ataupun pihak-pihak lainnya yang sekiranya dapat mendukung terwujudnya suatu rencana usaha. Proposal bisnis ini misalnya saja rencana kerjasama, rencana franchise, dan lain sebagainya.

3. Proposal Penelitian/Akademik/Jurnal

Proposal yang satu ini paling lumrah di kalangan instansi-instansi pendidikan dan akademisi. Biasanya, proposal yang seperti ini ditandingkan dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa atau mungkin pengamatan dengan membaur di suatu desa binaan yang terpencil dan sejenisnya.

Proposal penelitian ini ditujukan agar ada rencana penelitian yang lebih terperinci agar output-nya semakin maksimal.

Dalam konteksnya, pengertian proposal tertulis juga memiliki tiga bentuk yang harus diketahui yaitu formal, non-formal, dan semi-formal.

Proposal formal memiliki bentuk yang paling resmi dan lengkap. Ada tiga bagian utama dari proposal formal ini yaitu pembukaan, isi, dan penutup. Pembukaan meliputi halaman judul hingga daftar isi.

Sementara itu, isi proposal meliputi seluruh aspek pengembangan idenya mulai dari latar belakang hingga kesimpulan/saran. Yang terakhir adalah penutup, biasanya hanya berisi daftar pustaka, lampiran, dan sejenisnya.

Proposal semi-formal mirip seperti formal kecuali beberapa bagiannya yang dihilangkan seperti lembar pengesahan, kata pengantar, dan lainnya yang terkesan terlalu resmi.

Namun proposal semi-formal ini tetap lebih resmi daripada proposal non-formal yang bisa jadi tidak ada daftar isi, gambar, tabel, maupun lampirannya.

Bentuk-bentuk proposal ini disesuaikan juga dengan rencana dan kepada siapa ditujukannya proposal tersebut. Anda bebas memilih bentuk yang mana sepanjang proposal masih memuat masalah, saran, pemecahan, dan kesimpulan.

Artikel terkait : Pengertian Seni

Tips dalam Menyusun Proposal

pengertian proposal

pixabay.com

Setelah membahas serba-serbi pengertian proposal, sekarang mari kita membahas mengenai cara menyusun proposal dengan baik.

Telah kita ketahui bersama bahwa proposal memiliki peran yang sangat penting dalam kesuksesan realisasi rencana atau ide. Lalu, bagaimana caranya agar proposal yang telah dibuat tersebut disetujui dengan mudah?

1. Berawal dari Ide Brilian

Entah itu proposal kegiatan, bisnis, maupun penelitian, semuanya harus berawal dari ide yang inovatif. Ide-ide tersebut pada akhirnya juga akan mempengaruhi tujuan mengapa proposal tersebut harus diajukan.

Misalkan saja Anda ingin membuat suatu acara. Tidak hanya melulu soal acara amal saja, bahkan jika Anda membuat proposal kegiatan acara konser dangdut sekalipun, asal ide tersebut dikemas secara menarik, proposal Anda bisa jadi akan disetujui.

Ide ini meliputi rincian apa saja yang akan dilakukan pada acara yang diajukan tersebut.

Semakin rinci Anda memberikan penjelasan, semakin orang berminat untuk menyetujuinya karena mereka tidak akan merasa “membuang-buang waktu” saja sudah membaca proposal Anda. Ingat bahwa pengertian proposal mencakup suatu gagasan.

3. Hindari Kesalahan Pengetikan

Belajarlah membiasakan diri untuk membaca ulang dan mengedit sebelum memberikan proposal Anda kepada atasan.

Dari pengertian proposal itu sendiri yang merupakan suatu “rencana”, banyaknya kesalahan pengetikan membuat Anda seakan-akan tidak terrencana di mata pembaca proposal Anda.

Kabar baik jika Anda berada pada tim dan tidak bekerja sendiri. Anda bisa meminta tolong teman Anda untuk membantu mengoreksi karena terkadang dibutuhkan lebih dari satu orang untuk menyempurnakannya.

Tips yang satu ini juga berkaitan cukup erat dengan kerapian. Tata letak redaksi yang baik juga mempengaruhi bagus tidaknya proposal yang Anda buat.

4. Tambahkan grafis

Berlembar-lembar penuh tulisan sejujurnya hanya akan membuat jenuh. Sebagus apapun ide yang Anda tuangkan di dalam proposal, jika memang sang pembacanya tidak tertarik, proposal Anda mungkin hanya akan dibuka secara asal saja dan banyak dilewati.

Mengingat pengertian proposal yang ingin agar menjadi seefektif mungkin, maka Anda bisa menambahkan unsur-unsur yang menarik pembaca seperti komponen visual.

Misalnya saja Anda ingin menyajikan suatu rundown acara. Tabel hitam putih mungkin terlalu biasa, sebagai gantinya Anda bisa membuat ilustrasi berupa tahapan-tahapan secara infografis.

Nah, demikian serba-serbi proposal yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Hasil pencarian :

Pengertian proposal penelitian, tujuan proposal, ciri-ciri proposal, manfaat proposal, unsur-unsur proposal, pengertian proposal usaha.

Leave a Reply

%d bloggers like this: