Susunan Proposal Kegiatan yang Baik dan Benar

Susunan proposal ­– bagaimana struktur pembuatan  proposal yang baik dan benar? Mungkin kamu kamu juga mempertanyakan hal yang sama, dan itulah suatu pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh mereka yang hendak membuat proposal.

Dalam proses pembuatan proposal ada beberapa konsep kerja yang dituangkan didalamnya untuk memperoleh target tertentu. Seperti yang  telah kita ketahui, proposal adalah suatu rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kegiatan dan berbentuk tulisan lalu dijelaskan secara sistematis dan rinci.

Proposal merupakan bentuk pengajuan atau penawaran yang berupa ide, gagasan, dan pemikiran yang bertujuan untuk mendapatkan dukungan bersifat izin atau persetujuan. Proposal juga dapat diartikan sebagai sebuah tulisan yang dibuat untuk menjabarkan dan menjelaskan sebuah rencana kepada pembaca.

Jenis-Jenis Proposal

Secara umum proposal dibedakan dalam 4 jenis antara lain:

  • Proposal bisnis: proposal ini berkaitan dengan dunia usaha baik itu berupa perseorangan ataupun kelompok. Contoh dari proposal ini antara lain adalah proposal pendirian usaha dan proposal kerjasama.
  • Proposal kegiatan: merupakan pengajuan rencana suatu kegiatan baik itu bersifat individu maupun kelompok. Misalnya,proposal kegiatan pentas seni budaya.
  • Proposal proyek: pada umumnya proposal proyek selalu mengacu pada dunia kerja yang berisikan serangkaian rencana bisnis atau komersil. Contohnya proposal proyek pembangunan.
  • Proposal penelitian: pada proposal ini biasanya sering digunakan dalam bidang akademisi. Misalnya untuk penelitian pembuatan skripsi, tesis dan yang lain-lain. Isi dalam proposal ini adalah pengajuan kegiatan penelitian.

Artikel terkait: Cara Membuat Proposal Usaha dan Kegiatan Terlengkap

Susunan Proposal Secara Umum

susunan proposal

unsplash.com

Sebenarnya ada beberapa macam jenis proposal, namun secara umum setiap jenis proposal memiliki struktur yang kurang lebih memiliki banyak kesamaan. Berikut adalah urutan struktur proposal yaitu:

1. Sampul Proposal

Masing-masing proposal harus dilengkapi dengan sampul yang didalamnya terdapat logo organisasi ataupun kegiatan. Pada bagian sampul proposal tersebut juga ditulis nama kegiatan yang akan dilaksanakan.

Proposal memiliki salah satu fungsi yaitu sebagai alat untuk permohonanan bantuan dana. Oleh karena itu, sebisa mungkin buatlah sampul proposal semenarik mungkin yang mampu membuat pembaca menjadi tertarik.

Bagi kamu yang sebelumnya pernah ikut organisasi pastinya sudah tau mengenai hal ini. Jika cover proposal tidak bagus (biasa saja ) maka secara otomatis donatur atau sponsor tidak akan tertarik untuk membaca isinya.

Artikel terkait: Contoh Judul Proposal

2. Latar Belakang Kegiatan

Latar belakang adalah dasar atau titik tolak untuk memeberikan pemahaman terhadap pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin disampaikan. Latar belakang harus disusun dengan sejelas mungkin, jika memungkinkan sertakan juga data atau fakta yang mendukung.

Pada tahap ini menjelaskan mengenai hal atau keadaan yang melatar belakangi diselenggarakannya suatu kegiatan. Perlu diperhatikan bahwa dalam penulisan latar belakang sebaiknya diawali dari hal yang sifatnya umum hingga hal yang sifatnya khusus.

Beberapa hal yang terdapat pada latar belakang ialah:

  1. Kondisi ideal mencakup keadaan yang dicita-citakan, atau diharapkan terjadi. Kondisi ideal ini biasa dituangkan dalam bentuk visi dan misi yang ingin didapatkan.
  2. Kondisi aktual adalah kondisi yang terjadi saat ini. Biasa menceritakan perbedaan situasi antara kondisi saat ini dengan kondisi yang diimpikan terjadi.
  3. Solusi merupakan saran singkat atau penawaran penyelesaian terhadap masalah yang dialami sebelum masuk pada tahap lebih lanjut ke pokok pembahasan.

3. Nama Kegiatan

Dalam setiap proposal harus dituliskan nama kegiatan yang akan diselenggarakan, sehingga orang yang membaca proposal tersebut akan dapat memahami.

Berisi nama atau judul kegiatan, contohnya “Lomba Mewarnai Rumah Tingkat Kelurahan Ngadirejo 2018”

4. Tema Kegiatan

Pada setiap kegiatan umumnya selalu ada tema yang menyertainya, berupa tema khusus yang ingin diusung oleh panitia penyelenggara. Nah, tema kegiatan tersebut juga harus dicantumkan dalam proposal.

Contoh dalam tema kegiatan ini misalnya “Lingkungan nyaman, masyarakat tentram”.

5. Tujuan Kegiatan

Masing-masing kegiatan juga harus menjelaskan tentang jenis kegiatan atau acara yang ingin diselenggarakan. Jenis kegiatan harus menjelaskan tentang maksud dan tujuan dari proposal tersebut.

Adapun contoh dari tujuan diselenggarakannya suatu kegiatan ini adalah sebagai berikut:

  • Memberikan waktu dan kesempatan kepada seluruh masyarakat Desa Ngadirejo dalam menyalurkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki.
  • Sebagai sarana memepererat hubungan antar warga Desa Ngadirejo, menyatukan visi dan membangun negeri.
  • Menjadikan sebuah hiburan kepada warga.
  • Menciptakan suasana yang indah, nyaman dan juga tentram di Desa Ngadirejo.
  • Menumbuhkan suatu lingkungan yang masyarakatnya saling bekerja sama dan tetap menjaga kekompakan.

Artikel terkait: Proposal Pembangunan Masjid

6. Bentuk Kegiatan

Tahap susunan proposal kali ini membahas tentang bentuk kegiatan. Mengenai bentuk kegiatan dalam proposal ini adalah salah satu hal yang wajib di lampirkan. Pada setiap proposal haruslah dijelaskan tentang bentuk kegiatan atau acara yang akan dilaksanakan. Pada bagian ini proposal juga perlu untuk diisi dengan bentuk format atau bentuk sajian kegiatan.

Contohnya dengan tema “Lingkungan nyaman, masyarakat tentram”, maka bentuk kegiatannya adalah seperti:

  • Lomba mengecat warna rumah secara menyeluruh.
  • Lomba membuat warna pagar menjadi bentuk yang indah.
  • Melakukan kegiatan bersih-bersih desa.

Dan lain-lain.

7. Sarana Promosi

Pada proposal kegiatan tertentu akan membutuhkan suatu kerja sama dengan lain pihak. Didalamnya juga harus dijelaskan mengenai kesempatan promosi bagi para sponsor dan juga media promosi lain yang disediakan. Misalnya banner, spanduk, brosur, umbul-umbul dan beberapa yang lain.

Pada tahap susunan proposal yang satu ini, hendaklah pembuat acara atau kegiatan membahas tentang berjalannya sarana promosi yang akan dilakukan pada saat kegiatan diselenggarakan.

8. Estimasi Anggaran

Salah satu hal penting dalam membuat sebuah proposal adalah manyangkut hal estimasi penganggaran.

Penting karena apabila estimasi biaya disepelekan, ini akan membuat hasil perkiraan biaya menjadi terlalu tinggi, bahkan jika tidak dilakukan secara hati-hati akan membuat perkiraan biaya yang kurang dari total jumlah terselenggaranya suatu acara.

Informasi terkait estimasi anggaran yang dibutuhkan dalam suatu acara juga harus dijelaskan secara rinci pada proposal. Mulai dari administrasi, alokasi dana,konsumsi dan bermacam keperluan yang lain.

Estimasi anggaran harus sudah dilakukan sejak tahap pembentukan acara dan kegiatan. Dengan demikian perkiraan biaya yang dikeluarkan saat terselenggaranya suatu kegiatan dapat memperoleh hasil seakurat mungkin.

9. Penutup

Pada bagian penutup (adalah tahap akhir dari susunan proposal), biasanya berisikan tentang ucapan terima kasih kepada pihak terkait. Dalam tahap ini proposal juga harus dilengkapi dengan stempel dan juga tanda tangan dari pembuat proposal.

Selain itu, pada bagian ini proposal berisi kalimat yang menyatakan harapan agar banyak pihak dapat tertarik untuk mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan.

Berikut contoh kalimat penutup dalam proposal usaha:

Demikian proposal ini saya susun dengan keinginan permohonan pendirian yang saya dirikan kiranya bisa diterima. Pembuatan proposal ini bertujuan agar perusahaan yang saya dirikan dapat diterima dengan baik. Dari berdirinya usaha ini, saya dapat menyimpulkan bahwa berdirinya suatu perusahaan dikarenakan oleh kebutuhan masyarakat dan juga permintaan pasar yang begitu mensuport perkembangan perusahaan ini. Saya mempunyai tujuan untuk membantu pemerintah dalam menangani kasus pengangguran pada era krisis global yang kita rasakan saat ini. Saya menyadari bahwa tak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam pembuatan proposal ini pastinya ada banyak kekurangan, untuk itu saya berharap Bapak/Ibu kiranya dapat memberikan kritik dan saran yang bersifat mendukung guna menjadi media evaluasi untuk kedepannya supaya lebih baik lagi. Akhir dari pembuatan proposal ini saya ucapkan terima kasih dengan sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah ikut membantu dalam membentuk proposal dan pendirian perusahaan ini. Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih atas diterimanya proposal ini. Saya berharap perusahaan yang saya dirikan dapat berjalan dengan lancar.

Sampai disini dulu pembahasan terkait susunan proposal, semoga bisa bermanfaat dan juga dapat membantu kamu dalam urusan membuat proposal.

Sampai jumpa pada artikel selanjutnya. Salam sukses!

One Response

  1. Syamsi M.Budiman 03/05/2019

Leave a Reply

%d bloggers like this: