ring basket

√ Pengertian Bola basket | Sejarah Teknik Dasar & Ukuran Lapangan (Terlengkap)

Pengertian Bola Basket – Basket adalah salah satu cabang olahraga dengan sistem berkelompok. Permainan ini diminati oleh banyak orang dan menjadi salah satu olah raga yang paling populer sejagad dunia.

Dalam KBBI, pengertian bola basket dinyatakan sebagai permainan bola yang dilakukan dua regu, dimana setiap regu yang terdiri dari lima orang yang berusaha mengumpulkan angka dengan memasukkan bola ke dalam ring basket.

Artikel ini memuat mengenai pengertian bola basket, sejarah, sarana, hingga teknik dasar permainan bola basket.

Pengertian Bola Basket

bola basket

Bola basket berasal dari kata bahasa Inggris ‘basketball’. Pengertian bola basket yang diterjemahkan langsung dari kata ‘basketball’ adalah permainan berkelompok dalam ruangan, dimana setiap tim berusaha mencetak gol dengan melemparkan bola yang melambung.

Pengertian bola basket selanjutnya terdapat pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi daring.

Dalam KBBI, pengertian bola basket dinyatakan sebagai permainan bola yang dilakukan dua regu, dimana setiap regu yang terdiri dari lima orang yang berusaha mengumpulkan angka dengan memasukkan bola ke dalam ring basket.

Kata basket dalam bahasa Inggris bermakna keranjang. Permainan bola basket memang melibatkan lingkaran berjaring yang berbentuk serupa dengan keranjang.

Lingkaran jaring tersebut digantung di tiang dengan ketinggian tertentu, dimana setiap tim berusaha memasukkan bola ke dalamnya.

Bola basket merupakan olahraga yang sangat lincah dan paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat. Banyak kompetisi bola basket internasional dan regional yang diadakan setiap tahunnya. Beberapa kompetisi bola basket internasional antara lain NBA (National Basketball Association) dan BBL (British Basketball League).

Artikel Terkait : Pengertian Bola Voli

Sejarah Bola Basket

pengertian bola basket

Sejarah Bola Basket di Dunia

Permainan bola basket diciptakan secara tidak sengaja oleh guru olahraga bernama Dr. James Naismith. Mengajar di perguruan tinggi, Dr. James Naismith menjadi seorang guru spesialisasi pendidikan jasmani. Dr. James Naismith juga mengajar siswa profesional anggota YCMA (Young Men’s Christian Association) di Springfield, Massachusetts.

Pada saat itu, Dr. James Naismith diminta menciptakan sebuah permainan olahraga dalam ruangan untuk mengisi waktu para siswa ketika menghadapi liburan musim dingin di New England.

Tanggal 15 Desember 1891 terciptalah permainan bola basket yang dikenal saat ini, terinspirasi dari permainan masa kecil Dr. James Naismith di Ontario, Kanada.

Bola basket secara resmi dimainkan pertama kali pada 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr. James Naismith. Salah seorang murid Dr. James Naismith menyebutkan kata ‘basket’ saat memainkan permainan tersebut, sehingga timbulah penamaan basketball.

Sejak pertama kali dipertandingkan, bola basket diperkenalkan secara luas kepada masyarakat. Berbagai pertandingan diadakan di kota-kota di Amerika Serikat. Basket lambat laun menjadi olahraga favorit masyarakat Amerika Serikat, hingga terbentuk banyak penggemar fanatik disana.

Sejarah Bola Basket di Indonesia

Permainan bola basket diperkenalkan oleh gelombang perantau Cina yang datang ke Indonesia sekitar tahun 1920-an. Pada masa itu, permainan bola basket sudah menyebar dan berkembang di Cina selama dua dasawarsa. Perantau-perantau tersebut membentuk komunitas basket bersamaan dengan sekolah Tionghoa di Indonesia.

Perkumpulan basket mulai terbentuk di tahun 1930. Sentra kelompok basket tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Yogyakarta, hingga Medan.

Pasca Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945, bola basket menyebar dengan pesat di kota perjuangan seperti Solo dan Yogyakarta. Olahraga basket pertama kali masuk Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Solo tahun 1948. Dengan demikian, tahun 1948 menjadi tahun pertama PON sekaligus olahraga basket dipertandingkan dalam skala nasional.

Awalnya olahraga basket di PON hanya dimainkan oleh regu putra, tanpa ada partisipasi dari regu putri. PON II pada tahun 1951 mulai mengikutsertakan regu putri dalam pertandingan basket, sehingga ada dua macam pertandingan yaitu regu putra dan regu putri.

Pada tahun yang sama, yaitu 1951, sekretaris Komite Olimpiade Indonesia saat itu yang bernama Maladi meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten membentuk organisasi basket di Indonesia.

Berkat prakarsa mereka, tanggal 23 Oktober 1951 terbentuk organisasi basket Indonesia yang bernama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (Perbasi).

Pengurus Perbasi pertama adalah Tonny Wen sebagai Ketua dan Wim Latumeten sebagai sekretaris. Empat tahun kemudian, pada 1955, nama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia diganti menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia yang disingkat menjadi Perbasi.

Sebagai induk organisasi basket di Indonesia, Perbasi menjadi anggota FIBA (Fédération Internationale de Basketball) pada tahun 1953. Pada tahun 1954, Indonesia pertama kali mengirim regu basket di ajang Asian Games di Manila, Filipina.

Artikel Terkait : Pengertian Sepak Bola

Sarana Permainan Bola Basket

Permainan bola basket memerlukan tiga sarana utama. Ketiga sarana tersebut adalah lapangan, bola, serta ring basket. Masing-masing sarana mempunyai spesifikasi yang telah diatur, yaitu:

Lapangan: berbentuk persegi panjang dengan standar ukuran 28,5 meter x 5 meter  berdasarkan aturan NBA, atau 26 meter x 14 meter berdasarkan standar Federasi Bola Basket Internasional. Terdapat tiga lingkaran di dalam lapangan dengan jari-jari 1,80 meter.

Bola: keliling bola basket adalah 75 cm sampai dengan 78 cm dengan berat 600 – 650 gram. Apabila dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter, bola harus kembali pada ketinggian 1,20 sampai 1,40 meter.

Ring: panjang ring 0,40 meter dengan papan pantul yang luasnya 1,80 meter x 1,20 meter. Jarak dari lantai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter, sedangkan jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.

Sistem dan Aturan Permainan Bola Basket

Bola basket dimainkan dengan sistem berkelompok. Satu kelompok terdiri dari lima pemain ditambah tujuh orang pemain cadangan, sehingga total terdapat 12 pemain dalam satu tim.

Formasi pemain dibagi menjadi tiga, yaitu pemain depan, pemain tengah dan pemain belakang. Pemain depan berperan sebagai penyerang untuk menyerang pertahanan lawan. Pemain tengah akan menjaga atau membendung tembakan dari lawan dan melakukan rebound, menangkap bola, serta melakukan umpan saat berada di tim lawan.

Posisi pemain belakang berperan untuk menjaga daerah pertahanan tim dari serangan tim lawan. Pemain belakang tetap dapat maju ke depan, memberi umpan, hingga melakukan tembakan (shooting). Namun tugas utama pemain belakang tetap menjaga daerah pertahanan agar tidak mudah dimasuki lawan.

Permainan bola basket dapat dilakukan di dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor). Lapangan yang digunakan harus memang diperuntukan untuk bermain bola basket. Syarat-syarat sarana lain juga harus dipenuhi sebelum melakukan pertandingan.

Durasi permainan basket berlangsung selama 2 x 20 menit dengan waktu istirahat 10 menit saat babak pertama selesai. Masing-masing tim di setiap babak diberikan waktu time out sebanyak 1 menit.

Artikel Terkait : Pengertian Akuntansi

Teknik Dasar Permainan Bola Basket

teknik dasar bola basket

Gerakan dasar dalam permainan bola basket adalah melempar dan menangkap bola (passing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak atau memasukkan bola ke dalam ring lawan (shooting). Tiga teknik tersebut adalah gerakan paling dasar sebelum menguasai teknik-teknik basket yang lebih tinggi.

Sebelum memegang dan melempar bola, pemain harus dapat mempraktikkan cara memegang dan mengontrol bola, sehingga tidak terlepas dari tangan. Bola harus dapat terkontrol saat dibawa.

Teknik melempas bola (passing) terdiri dari lima variasi, yaitu chest pass, overhead pass, bounce pass, baseball pass, serta behind back pass. Sementara itu, teknik menangkap bola atau catching dapat dilakukan ketika pemain sudah menguasai teknik memegang dan mengontrol bola.

Menggiring bola atau dribbling merupakan gerakan membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya ke lantai. Teknik ini adalah ciri khas dari bola basket, dimana bola dipantul-pantulkan di lantai untuk digiring ke arah lawan.

Gerakan dasar terakhir yaitu menembak atau shooting merupakan gerakan untuk memasukkan bola ke dalam ring atau keranjang lawan. Menembak adalah gerakan inti dari permainan basket untuk dapat mencetak poin dan meraih kemenangan.

Hasil pencarian :

Teknik bola basket, peraturan bola basket, ukuran lapangan bola basket, sejarah bola basket di indonesia, ukuran bola basket, sejarah singkat bola basket.

Leave a Reply

%d bloggers like this: